Selasa, 11 Februari 2020

Relawan Jokowi Gelar "Ngopi" Ngobrol Pintar.





Relawan Jokowi Gelar "Ngopi" Ngobrol Pintar.

Pasca seratus hari kinerja Presiden Jokowi periode kedua,  beberapa relawan Jokowi Gelar diskusi publik dengan tema "Overview Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin", Selasa (11/02/2020) di resto bank one, Jl Siwalankerto Timur no 155 Surabaya.

"Ngopi, adalah kegiatan rutin Bulanan yang bertujuan untuk memberikan masukan-masukan penting pada Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin," kata Ketua Panitia, Aven Januar pada Media.

Kegiatan Ngopi ini dihadiri 6 Organ Relawan Jokowi yakni Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Forum Jokowi Jatim, Ksatria Airlangga, Alumni SMA Surabaya Bersatu (ASSB), Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Jatim dan Relawan Jokowi Bersatu (RJB).

"Pembicara Ngopi kali ini adalah A. Iwan Dwi Laksono- Ketua Umum DPP Jaman, Edward Dewaruci - Ksatria Airlangga Dan saya, aven januar dari Forum Jokowi Jatim," kata Mantan Aktifis Reformasi 1998 ini.

Pada kesempatan yang sama, Iwan Dwi Laksono menjelaskan bahwa Periode kedua Jokowi yang mengusung agenda pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, masih meninggalkan pekerjaan rumah yang tidak sedikit pasca berjalannya 100 hari kepemerintahan.

"Masih banyaknya kementrian yang belum menerjemahkan visi Jokowi tadi dalam rencana Kerja taktis-strategis sehingga seakan-akan 100 Hari Jokowi-Maruf Amin tidak sesukses 100 hari Jokowi-Jk periode lalu," tandas Iwan.

Menurutnya, Jokowi harus segera melakukan evaluasi atas kinerja kementrian yang justru menghambat tercapainya targetan jangka pendek.

"Seharusnya kementrian bisa melaksanakan konsolidasi ekonomi nasional, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa segera naik Dan harga kebutuhan pokok ditingkat masyarakat bisa segera turun," jelas Iwan.

Sedangkan Edward Dewaruci - sekjen Ksatria Airlangga juga menjelaskan bahwa ketidakpastian hukum dikarenakan perangkat hukum kenegaraan masih gamang atas masih bertumpuk-tumpuknya regulasi hukum nasional.

"Ide dasar omnibus law yang saat ini sedang dirumuskan adalah bagian dari strategi Jokowi-Maruf Amin untuk mengatasi ketidakpastian regulasi hukum tersebut," jelas Edward Dewaruci yang berprofesi sebagai Pengacara ini.

Terakhir, Iwan yang juga rutin memberikan masukan-masukan Kepada Jokowi melalui Forum Reboan Istana Negara, mengatakan bahwa kegiatan Ngopi -Ngobrol Pintar ini kedepan akan menjadi forum rutin yang akan Terus melakukan pengawalan terhadap segala kebijakan Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"Selanjutnya panitia pelaksana Ngopi-harus lebih luas lagi mengundang elemen relawan Jokowi lainnya di Surabaya maupun jatim agar forum ini menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi rakyat," pungkas Iwan. (*)